新闻是有分量的

Jokowi ngeteh bersama pimpinan DPR di teras Istana

2016年12月16日下午6:07发布
2016年12月16日下午6:07更新

Presiden Jokowi duduk bersama dengan empat orang pimpinan DPR RI di teras Istana Merdeka,pada 16 Desember 2016. Foto dari setkab.go.id

Presiden Jokowi duduk bersama dengan empat orang pimpinan DPR RI di teras Istana Merdeka,pada 16 Desember 2016. Foto dari setkab.go.id

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo mengundang para pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat(DPR RI)ke Istana Merdeka,Jakarta,pada Jumat,16 Desember。

Rombongan pimpinan DPR terdiri dari Ketua Setya Novanto dan ketiga Wakil Ketua DPR,yaitu Fahri Hamzah,Taufik Ku​​rniawan,dan Fadli Zon。 Sedangkan Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno。

Mereka mengobrol santai di beranda belakang Istana Merdeka sekitar dua jam lebih。

Apa saja yang dibicarakan oleh kedua belah pihak? Dalam pernyataan kepada pers,Setya mengatakan bahwa pertemuan kali ini merupakan penyambung silaturahmi setelah ia kembali menjabat sebagai Ketua DPR。

“Kami melakukan silaturahmi kenegaraan antara Presiden dengan kami berempat dengan suasana yang damai,suasana yang dengan keakraban,sambil minum kopi bersama,minum teh,”kata Setya。

Sebelumnya,ia pernah mundur dari jabatannya di DPR karena tersangkut kasus“Papa minta saham”PT Freeport Indonesia yang melibatkan nama Jokowi pada tahun lalu。

Saat itu,Jokowi tidak bisa menyembunyikan kegusarannya kepada pers,karena nama dan posisi dia disebut-sebut dalam rekaman pembicaraan dengan pengusaha Riza Chalid。

Namun setahun kemudian,ia kembali mendapatkan posisinya yang sempat diisi oleh sesama politisi Golkar,Ade Komaruddin。

“Kami membilarakan mulai dari masalah-masalah yang berkaitan dengan kebangsaan,situasi supaya suasana ini bisa lebih damai,demi menjaga NKRI,persatuan dan kesatuan Indonesia,”kata Setya lagi。

Selain itu,ia mengungkapkan pertemuan bahwa pertemuan tersebut juga membicarakan masalah-masalah politik luar negeri,ekonomi,serta membicarakan masing-masing bidang dari para Wakil Ketua DPR。

Termasuk juga dalam pertemuan itu pembahasan mengenai programme program pemerintah yang berkaitan masalah undang-undang yang perlu harmonisasi。

“Kita akan selalu sering mengadakan suatu konsultasi-konsultasi bersama antara Presiden dan juga para pimpinan-pimpinan DPR。 Nantinya akan kita sampaikan juga kepada pimpinan-pimpinan fraksi,di mana nanti pimpinan fraksi juga kita akan coba,kita dekatkan terus dengan pemerintah untuk bersama-sama membikrakan hal-hal masalah politik-politik ke depan,“ucap Setya。

Pada akhirnya,Setya menegaskan komitmen parlemen untuk mendukung seluruh program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia。

“Yang paling penting adalah bahwa parlemen dan pemerintah adalah untuk kepentingan kesejahteraan rakyat,”ujarnya。 -Rappler.com