新闻是有分量的

Panglima TNI jamin keluarga korban Hercules dapat bantuan

2016年12月19日上午11:49发布
2016年12月19日上午11:49更新

Prajurit TNI AU menggotong peti jenazah korban kecelakaan pesawat Hercules A-1334 untuk disemayamkan di Hanggar Skadron 32 Lanud Abdulrahman Saleh,Malang,Jawa Timur,Minggu(18/12)malam。 Foto oleh Renny / ANTARA

Prajurit TNI AU menggotong peti jenazah korban kecelakaan pesawat Hercules A-1334 untuk disemayamkan di Hanggar Skadron 32 Lanud Abdulrahman Saleh,Malang,Jawa Timur,Minggu(18/12)malam。 Foto oleh Renny / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pihaknya akan membantu keluarga korban tewas dalam kecelakaan pesawat Hercules C-130 A-1334 di Papua pada Minggu,18 Desember 2016。

“Semua keluarga akan mendapat perhatian dari TNI,termasuk istri-istrinya yang tidak bekerja akan kita bantu untuk mencarikan pekerjaan,sehingga dengan bekerja bisa melupakan kesedihan ini,”kata Gatot saat memberikan penghargaan terakhir kepada para korban di Hanggar Skuadron 32 Lanud Abdulrachman Saleh,Malang ,Jawa Timur,Senin dini hari。

Seperti diberitakan sebelumnya,Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara yang dipiloti Mayor Pnb Marlon A. Kawer jatuh di Kampung Minimo,Distrik Minimo,Kabupaten Jayawijaya,kemarin setelah dinyatakan hilang kontak dengan Bandara Wamena。

Sebanyak 13 orang tewas dalam insiden ini,12 di antaranya awak pesawat。 Sebanyak 7 korban dimakamkan di Taman Makam Pahlawan(TMP)Suropati Kota Malang,Taman Makam Marga Baka di Kompleks Lanud Abd Saleh dan di sekitar tempat tinggal korban sesuai keinginan keluarga para korban。

Ketujuh jenazah itu adalah Mayor Marlon di TMP Suropati Malang,Ltt Arif di Kepanjen,Kabupaten Malang,Peltu Suyata di TMP Suropati Kota Malang,Peltu M Khusen di Marga Baka,komplek Lanud Abdulrachman Saleh,Pelda Lukman Hakim di Gelintung,Kota Malang,Pltu Agung Tri di Marga Baka,dan Serma Fatoni di Marga Baka。

Enam korban lainnya dimakamkan di daerah asalnya。 Srm Khudori di Jombang,Serda Suyanto di Surabaya,Ltt Hanggo di Nganjuk。 Sebelum diberangkatkan ke Nganjuk melalui Madiun,jenazah Hanggo disemayamkan di Skadron 32 dan baru hari ini diterbangkan ke Madiun。 Berikutnya adalah Kpt Hotlan di Medan dan Peldu Agung S. di Maospati(Magetan)。

Jenazah-jenazah tiba di Lanud Abd Saleh,Minggu malam lalu secara bertahap dan disambut upacara militer sebagai penghormatan terakhir。 Semuanya disemayamkan di hanggar Skuadron 32 Lanud Abd Saleh setelah dirapikan dan dimandikan di gedung Cakrawala yang berada di area Lanud Abd Saleh。

Jenazah datang bergantian dalam tiga tahap dengan jarak waktu tidak terlalu lama。 Tahap pertama,jenazah yang datang adalah lima。 Kemudian lima jenazah lainnya,dan terakhir tiga jenazah。

Isak tangis dari orang-orang tercinta para korban terdengar hampir di seluruh penjuru area Lanud Abd Saleh begitu melihat peti jenazah diturunkan silih berganti dari pesawat。

Panglima TNI mengatakan saat ini tim investigasi telah diterjunkan ke Wamena untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat。 “Tim investigasi sudah ada di Wamena untuk melakukan investigasi,kita tunggu saja hasilnya,”kata Gatot。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com