新闻是有分量的

Lagi,Densus 88 amankan'pentantin'wanita

2016年12月19日下午3点27分发布
2016年12月19日下午3:27更新

Anggota Sabhara Polres Klaten berjaga di depan rumah terduga teroris berinisial S saat melakukan penggeledahan di Jetis Wetan,Pedan,Klaten,Jawa Tengah,Kamis(15/12)。 Foto oleh Aloysius Jarot Nugroho / ANTARA

Anggota Sabhara Polres Klaten berjaga di depan rumah terduga teroris berinisial S saat melakukan penggeledahan di Jetis Wetan,Pedan,Klaten,Jawa Tengah,Kamis(15/12)。 Foto oleh Aloysius Jarot Nugroho / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan pihaknya telah menangkap seorang terduga teroris wanita berinisal IP(34)pada Kamis,15 Desember,di Desa Brenggong,Kabupaten Purworejo。

IP diduga akan diplot sebagai penganten atau pelaku bom bunuh diri yang akan beraksi di luar Pulau Jawa。 Dia berada dalam satu jaringan dengan wanita terduga teroris lainnya,yakni DYN yang ditangkap di Bekasi pada Sabtu,10 Desember。

“Iya,jadi dua ini dimanfaatkan sebagai pengantin untuk melakukan amaliyah(bom bunuh diri),”kata Martinus di Mabes Polri,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan,Senin 19 Desember 2016。

Bersama penangkapan IP,Martinus melanjutkan,polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa ponsel bekas,sejumlah dokumen,beberapa paku,cairan kimia,dan alat diduga bahan baku pembuatan bom。

“Ini masih didalami dari yang bersangkutan,berapa besarnya,bahannya apa saja,didapat dari mana,siapa saja yang beli,siapa yang antar,di mana mereka akan meracik dan membuat,siapa yang akan mengirim,”kata Martinus。

Selain menangkap IP,Densus juga menangkap dua terduga teroris yang diduga rekanan dari pengantin itu。 Keduanya adalah Tri Setiyoko(TS)dan Yasir(YSR)。 Mereka dicokok sehari setelah penangkapan IP。 “TS dan YSR berperan sebagai peracik bom yang akan diledakkan IP,”kata Martinus。

Martinus mengatakan ketiga terduga teroris ini merupakan satu jaringan dengan teroris Bekasi.Ketiganya diklaim Densus memiliki hubungan dengan pentolan ISIS asal Indonesia,Bahrun Naim,yang kini berada di Suriah。 “Ini sel-sel kecil dari kelompok yang ditangkap di Bekasi,”kata Martinus。-Rappler.com