新闻是有分量的

Jokowi memutuskan Ujian Nasional tetap diadakan

发布于2016年12月20日上午8点24分
更新时间2016年12月20日上午8:24

UJIAN。 Presiden Joko Widodo(kiri)didampingi Wapres Jusuf Kalla(tengah)berdiskusi dengan Seskab Pramono Anung(kanan)saat memimpin Rapat Terbatas Kabinet membahas Ujian Nasional di Kantor Kepresidenan,Jakarta,pada 19 Desember 2016. Foto oleh Yudhi Mahatma / Antara

UJIAN。 Presiden Joko Widodo(kiri)didampingi Wapres Jusuf Kalla(tengah)berdiskusi dengan Seskab Pramono Anung(kanan)saat memimpin Rapat Terbatas Kabinet membahas Ujian Nasional di Kantor Kepresidenan,Jakarta,pada 19 Desember 2016. Foto oleh Yudhi Mahatma / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo memutuskan bahwa Ujian Nasional(UN)bagi siswa-siswi di bangku sekolah。 Namun,pelaksanaan UN ke depannya akan dijalankan dengan berbagai penyempurnaan dan perbaikan。

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung setelah menghadiri rapat terbatas dengan topik Lanjutan Pembahasan Evaluasi Pelaksanaan Ujian Nasional yang dipimpin Presiden Jokowi di Kantor Presiden Jakarta,Senin,19 Desember。

“Presiden telah memutuskan hal yang berkaitan dengan Ujian Nasional.Ujian Nasional tetap diadakan,dijalankan dengan berbagai penyempurnaan perbaikan,”kata Pramono。

Beberapa perbaikan,menurut Pramono,di antaranya adalah perlunya peningkatan kompetensi guru yang telah disertifikasi dari waktu ke waktu。 Maka kemudian akan ada evaluasi terkait kinerja guru。

“Sehingga dengan demikian harapannya ujian nasional ini bisa menjadi baselineing untuk kemajuan para siswa kita di kemudian hari,”tuturnya。

Penyempurnaan juga dilakukan dalam hal ujian sekolah yang nantinya akan diberi kisi-kisi nasional。

“Selain UN,empat mata pelajaran yang sudah diputuskan [masuk] UN akan ada kisi-kisi nasional terhadapnya sehingga dengan demikian ada penyempurnaan terhadap hal itu,”kata Pramono。 -Rappler.com