新闻是有分量的

Presiden Jokowi akan buat unit pemantapan Pancasila

发布于2016年12月20日上午8:29
更新时间2016年12月20日上午8:29

Presiden Joko Widodo(kedua kiri)didampingi Wapres Jusuf Kalla(ketiga kiri)berdialog dengan cendekiawan Yudilatif(kiri)saat Rapat Terbatas Kabinet membahas pembentukan lembaga atau unit pemantapan Pancasila,Jakarta,Pada 19 Desember 2016. Foto oleh Yudhi Mahatma / Antara

Presiden Joko Widodo(kedua kiri)didampingi Wapres Jusuf Kalla(ketiga kiri)berdialog dengan cendekiawan Yudilatif(kiri)saat Rapat Terbatas Kabinet membahas pembentukan lembaga atau unit pemantapan Pancasila,Jakarta,Pada 19 Desember 2016. Foto oleh Yudhi Mahatma / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo mengatakan akan membuat sebuah lembaga atau unit terkait pemantapan Pancasila,termasuk Bela Negara di dalamnya,yang terkoordinasi langsung di bawah Presiden。

“Kita ingin membuat sebuah lembaga,sebuah unit pemantapan Pancasila,di bawah Presiden langsung,”kata Jokowi saat membuka rapat terbatas dengan topik Pemantapan Pancasila di Kantor Presiden Jakarta,Senin,19 Desember。

Jokowi mengingatkan semua pihak saat ini banyak negara di dunia termasuk negara-negara maju sedang gelisah karena toleransi yang mulai terklahak,solidaritas sosial mulai terbelah,ketertiban sosial yang terganggu,dan semakin goyah dalam mengelola keberagaman dan perbedaan。

Ia menyatakan,di tengah kondisi yang seperti itu,印度尼西亚bersyukur memiliki Pancasila。

“Saya ingin mengingatkan Pancasila bahwa sebagai dasar negara,Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa tidak cukup hanya dibaca,diketahui,dihapalkan,ataupun dijadikan simbol pemersatu bangsa,”katanya。

Menurutnya,penerimaan kepada Pancasila juga seharusnya tidak berhenti menjadi口号semata。

Jokowi mengingatkan,Pancasila harus diamalkan,harus dikonkritkan,serta harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara serta di dalam kehidupan sehari-hari。

“Harus betul-betul diwujudkan dalam pola pikir,dalam sikap mental,dalam gaya hidup,dalam perilaku nyata kita di dalam kehidupan sehari-hari,”katanya。

Menurutnya,Pancasila juga harus menjadi ideologi yang bekerja dan terlembagakan dalam sistem serta dalam kebijakan baik di bidang ekonomi,politik,sosial,maupun budaya。

“Saya yakin hanya dengan itu kita akan punya pondasi yang kokoh dalam menghadapi setiap permasalahan yang ada serta bisa dengan percaya diri menyongsong masa depan kita,”kata dia。 -Rappler.com