新闻是有分量的

Polisi bekuk lima petinggi Laskar Umat Islam Surakarta

2016年12月20日下午5点29分发布
2016年12月20日下午5:29更新

Polisi menangkap polisi yang berperan sebagai pengunjuk rasa saat simulasi penanganan unjuk rasa anarkistis di Polrestabes Surabaya,Jawa Timur,Selasa(20/12)。 Foto oleh Didik Suhartono / ANTARA

Polisi menangkap polisi yang berperan sebagai pengunjuk rasa saat simulasi penanganan unjuk rasa anarkistis di Polrestabes Surabaya,Jawa Timur,Selasa(20/12)。 Foto oleh Didik Suhartono / ANTARA

雅加达 - 阿克西清扫dilakukan puluhan orang dari ormas Laskar Umat Islam Surakarta(LUIS)terhadap Cafe&Lounge Social Kitchen yang berlokasi di Kecamatan Banjarsari,Kota Surakarta,pada Minggu dini hari,18 Desember 2016。

Akibat aksi ini,lima pengunjung perempuan dan empat pengunjung laki-laki mengalami luka-luka。 Puluhan orang itu juga merusak perabotan yang terdapat di dalam cafe。

“Pelaku yang sudah diamankan ada lima orang.Namun,pelaku pengerusakan berkisar 50 orang yang diduga ormas LUIS.Sekarang dalam tahap penyelidikan,”kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto,Selasa 20 Desember 2016。

Kelima pelaku yang dicokok adalah Ketua LUIS Edi Lukito,Bidang Advokat Joko Sutarto,Humas Endro Sudarsono,Sekretaris Yusuf Suparno,dan Dewan Pelatihan Salman Alfasisi。 Kelimanya diamankan terpisah di daerah Surakarta pada Selasa dini hari。

Rikwanto menjelaskan aksi ini bermula ketika sekelompok massa dengan jumlah sekitar 50 orang datang menggunakan sepeda motor pada Minggu dinihari,sekitar pukul 01.30 wib。

“Kemudian melakukan penganiayaan terhadap pengunjung dan karyawan serta lakukan pengerusakan barang-barang di lokasi kejadian,”jelasnya。

Setelah penyerangan itu,pihak cafe melaporkan insiden tersebut ke Polres Surakarta。 Petugas kemudian menangkap lima pimpinan ormas LUIS pada Selasa。

Saat ini kasus tersebut diambil alih Polda Jawa Tengah。 Hal ini bertujuan agar kasus tersebut diproses dengan maksimal。 “Kami berharap kondusifitas Kota Solo dan Surakarta dapat terjaga,”kata Rikwanto。-Rappler.com