新闻是有分量的

Polri:Korban kecelakaan lalu lintas 30 ribu orang per tahun

发布时间:2017年11月16日上午8:42
更新时间:2017年11月16日上午9:56

Ilustrasi kecelakaan。 Foto oleh ANTARA FOTO / Mohamad Hamzah

Ilustrasi kecelakaan。 Foto oleh ANTARA FOTO / Mohamad Hamzah

雅加达,印度尼西亚 - Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian mengatakan tingkat kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih tinggi,bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN。

“Korbannya lebih banyak dari jumlah korban kasus terorisme,”kataTito saat membuka Forum Polantas ASEAN 2017 di Jakarta,Rabu 2017年11月15日。

印度尼西亚,Tito melanjutkan,masuk enam besar negara ASEAN dengan tingkat kecelakaan lalu-lintas tertinggi。 Kelima negara lainnya yakni泰国,越南,马来西亚,菲律宾,丹老挝。

“Angka kecelakaan lalu-lintas di Malaysia dan Thailand mencapai lima kali angka kecelakaan di Singapura,”katanya。

Singapura bersama Brunei Darussalam menjadi negara ASEAN dengan tingkat kecelakaan lalu-lintas terendah。 “Hanya Brunei dan Singapura yang memiliki jalur lalu lintas paling baik,”kata Tito。

Bahkan,Tito melanjutkan,tingkat kecelakaan lalu-lintas di Singapura hampir mendekati negara-negara dengan sistem lalu lintas terbaik di dunia seperti Belanda dan Inggris。

Korban 30 ribu jiwa per tahun

Kepala Korps Lalu lintas Kepolisian Indonesia Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa mengatakan jumlah korban kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 28.000-30.000 jiwa per tahun。

“Kecelakaan lalu lintas di Indonesia rangking 2 sampai 3 di bawah dalam lingkup ASEAN,”katanya。

Lomowa mengatakan Singapura berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas karena penegakkan hukum di sana sangat ketat。 Selain itu infrastruktur di sana juga memadai。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com