新闻是有分量的

'Pengantin'ini ungkap jaringan teroris Tangerang Selatan

2016年12月21日下午1:50发布
2016年12月21日下午2:50更新

Kapolda Metro Jaya Irjrn Pol Mohammad Iriawan meninjau tempat kejadian perkara(TKP)penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu,Tangerang Selatan,Banten,Rabu(21/12)。 Foto oleh Muhammad iqbal / ANTARA

Kapolda Metro Jaya Irjrn Pol Mohammad Iriawan meninjau tempat kejadian perkara(TKP)penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu,Tangerang Selatan,Banten,Rabu(21/12)。 Foto oleh Muhammad iqbal / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengatakan kelompok teroris yang disergap di Tangerang Selatan memiliki kaitan dengan kelompok teroris Bekasi。

“Pengungkapan ini berawal dari saudari Dian,pelaku di Bekasi,”kata Kapolda M Iriawan saat melihat langsung lokasi penyergapan di Kelurahan Babakan,Kecamatan Setu,Tangerang Selatan,Rabu 21 Desember 2016。

Dian yang dimaksud adalah Dian Yulia Novi,satu dari tiga terduga teroris yang ditangkap di Bekasi pada 10 Desember lalu。 Dian adalah calon'pengantin'yang akan menjadi pelaku bom bunuh diri。

Dari keterangan Dian,Kapolda melanjutkan,petugas mendapatkan beberapa nama yang akan melakukan aksi teror saat natal dan tahun baru。 Dari informasi inilah kelompok teroris Tangerang mulai terkuak。

Meski memiliki kaitan dengan kelompok Bekasi,namun jenis bom yang ditemukan di Tangerang berbeda dengan bom panci yang disimpan di rice cooker yang ditemukan di Bekasi。

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan hasil penyelidikan sementara menyebutkan jenis bom di Tangerang berbeda dengan bom di Bekasi。

Bom yang ditemukan di Tangerang,kata Rikwanto,memiliki bentuk tak beraturan dan tidak mirip dengan bom panci。 “Ini buatan tangan dan yang jelas tidak seperti di Bekasi,”kata Rikwanto -Rappler.com