新闻是有分量的

Densus 88 tangkap seorang terduga teroris di Batam

发布时间2016年12月22日上午9:49
已更新2016年12月22日上午9:49

Anggota polisi bersenjata lengkap berjaga di jalan menuju rumah terduga teroris saat dilakukan penggeledahan oleh Tim Densus 88 Anti Teror Polri di Batam,Kepulauan Riau,pada 21 Desember 2016. Foto oleh M N Kanwa / Antara

Anggota polisi bersenjata lengkap berjaga di jalan menuju rumah terduga teroris saat dilakukan penggeledahan oleh Tim Densus 88 Anti Teror Polri di Batam,Kepulauan Riau,pada 21 Desember 2016. Foto oleh MN Kanwa / Antara

印度尼西亚雅加达 - Detasemen Khusus(Densus)88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris bernama Abisya di Kota Batam,Kepulauan Riau,pada Rabu,21 Desember。

Abisya别名Ha ditangkap di rumahnya di Sagulung Bahagia Blok N / 3 Rt。 003 Rw。 008 Kelurahan Sungai Lekop,Kecamatan Sagulung,Kota Batam,Kepulauan Riau。

“Benar,ada penangkapan di Batam,”kata Kepala Bagian Penerangan Umum(Kabagpenum)Polri Kombes Pol Martinus Sitompul di Mabes Polri,Jakarta,Rabu。

Pihaknya menduga Abisya(28 tahun)terkait dengan terduga teroris Safei Lubis别名S yang telah ditangkap sebelumnya pada hari yang sama di Deli Serdang,Sumatera Utara。

Abisya diduga tergabung dalam kelompok Khatibah Gonggong Rebus(KGR)pimpinan Gigih Rahmat Dewa。

“Bersama-sama dengan anggota KGR lainnya memfasilitasi dua WNA Cina etnis Uighur bernama Ali别名Faris Kusuma别名Nu Mehmet Abdulah Cuma dan Doni Sanjaya别名Muhamad alias Halide Tuerxun yang termasuk dalam jaringan teroris东土耳其斯坦伊斯兰运动masuk ke印度尼西亚secara ilegal dan menyembunyikan keberadaannya selama di Batam,“katanya。

Selain itu,Abisya juga ikut serta dalam mengelola Rafiqa Travel milik istri Bahrun Naim,Rafiqa Hanum。

Abisya juga berperan sebagai perekrut orang untuk berangkat ke Suriah。

“Dia juga mengikuti baiat pada ISIS bersama-sama dengan anggota kelompok KGR pada Agustus 2015 di Sungai Ladi,Batam,”ujarnya。

Sebelumnya,pada Rabu,Densus 88 telah menangkap 7 orang di empat lokasi yang berbeda,di mana tiga di antaranya tewas setelah melawan petugas。

Penangkapan pertama dilakukan di Serpong dan Babakan Setu,Tangerang Selatan。 Dalam penangkapan itu,diamankan 4 orang。 Satu ditangkap hidup atas nama Adam dan tiga lainnya yakni Omen,Irwan,dan Helmi tewas tertembak setelah melawan Densus dengan melemparkan bom。

Selanjutnya di Kabupaten Payakumbuh,Sumatera Barat,Densus 88 menangkap terduga teroris atas nama Jhon Tanamal别名Hamzah(H)。 Ia diduga terkait dengan kelompok teroris jaringan Solo。

Hamzah ditangkap di rumahnya di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 69 Rt。 004 Rw。 001 Kelurahan Balai Nan Duo,Kecamatan Payakumbuh Barat,Kota Payakumbuh,Provinsi Sumatra Barat。

“H ini perannya membeli bahan-bahan yang diperlukan oleh Abi Zaid untuk membuat bahan peledak dan bom.Selain itu H juga menjadi sumber pendanaan pembuatan bahan peledak dan bom oleh kelompok tersebut.H dan Abi Zaid juga melakukan percobaan pembuatan bahan peledak dan bom,” ujar Martinus。

Sementara di Deli Serdang,Sumatera Utara,Densus 88 juga menangkap satu terduga teroris atas nama Safei Lubis别名S.

“S ditangkap karena terlibat dengan kelompok radikal Katibah Gonggong Rebus.Dia perannya merekrut anggota KGR,”katanya。 -Antara / Rappler.com