新闻是有分量的

Peringati Hari Ibu,Presiden Jokowi bandingkan dirinya dengan Vladimir Putin

2016年12月22日下午1:47发布
2016年12月22日下午1:47更新

Presiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi,Rusia,(18/5)。 Foto oleh主持照片局/法新社

Presiden Jokowi bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Sochi,Rusia,(18/5)。 Foto oleh主持照片局/法新社

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo mengungkapkan alasan di balik keputusannya melibatkan banyak perempuan dalam kabinet pemerintahan。 Saat ini ada 9 perempuan di kabinet,terbanyak di dunia。

“Perempuan itu jeli dan teliti melihat masalah-masalah yang ada。 Laki-laki enggak,“kata Presiden Jokowi dalam peringatan Hari Ibu di Pelataran Masjid Agung Banten,Kota Serang,Kamis 22 Desember 2016。

Presiden Jokowi mengatakan dari 34 menteri yang ada saat ini,9 di antaranya menteri perempuan。 Mereka yakni Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani,Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa。

Selain itu juga ada Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek,Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi,dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yambise。

Ada juga Menteri Keuangan Sri Mulyani,Menteri BUMN Rini Soemarno,Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar,dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti。

“印度尼西亚的Punya sembilan menteri,ini adalah menteri perempuan yang terbanyak(di dunia).Yang kedua Uni Emirat Arab dengan delapan menteri perempuan,”kata Jokowi。

Dalam kesempatan tersebut,Presiden Jokowi juga menceritakan pengalamannya saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin。 Saat itu Putin didampingi para menteri yang semuanya laki-laki。

Sementara dirinya didampingi oleh para menteri yang semuanya perempuan。 Mereka yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi,Menteri BUMN Rini Soemarno,dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti。

“Dari Rusia,laki-laki,laki-laki,laki-laki,dari kita perempuan,perempuan,perempuan,”kata Presiden yang disambut tepuk tangan hadirin。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com