新闻是有分量的

Presiden Jokowi bantah ada puluhan juta pekerja China di Indonesia

2016年12月23日下午12:52发布
2016年12月23日下午12:52更新

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menghibur dan membagi buku bacaan kepada anak korban gempa di tenda pengungsian Ringblang Meurdu,Pidie Jaya,Provinsi Aceh,Kamis(15/12)。 Foto oleh Rahmad / ANTARA

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana menghibur dan membagi buku bacaan kepada anak korban gempa di tenda pengungsian Ringblang Meurdu,Pidie Jaya,Provinsi Aceh,Kamis(15/12)。 Foto oleh Rahmad / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo membantah isu yang menyebutkan ada puluhan juta tenaga kerja asal China yang saat ini bekerja di Indonesia。

“Banyak yang bersuara tenaga kerja Tiongkok yang masuk ke Indonesia sepuluh juta,dua puluh juta,itu ngitungnya kapan?” kata Presiden Jokowi saat membuka Deklarasi Pemagangan Nasional Menuju印度尼西亚Kompeten di Karawang,Jawa Barat,Jumat 23 Desember 2016。

Menurut Presiden Jokowi,jumlah tenaga kerja asal China yang saat ini berada di Indonesia tidak lebih dari 21 ribu orang。 Jika dibandingkan dengan negara lain,jumlah ini relatif kecil。 “Jangan ditambahi nol terlalu banyak,”kata Presiden Jokowi。

Mantan Gubernur DKI雅加达ini menyebutkan印度尼西亚juga banyak mengirimkan tenaga kerja ke negara lain。 Ia menyebutkan tak kurang dari 2 juta orang Indonesia bekerja di Malaysia dan 150 ribu lainnya bekerja di Hongkong。 “Mereka欢迎saja,”kata Presiden Jokowi。

Presiden Jokowi menduga isu puluhan juta pekerja中国masuk ke印度尼西亚bermula dari rencana pemerintah yang menargetkan 10 juta turis dari Tiongkok。 Berita turis ini dipelesetkan menjadi tenaga kerja。 “Ini urusan turis,bukan urusan tenaga kerja,”kata Jokowi。 -Rappler.com