新闻是有分量的

Presiden Jokowi resmikan program Pemagangan Nasional

2016年12月23日下午12:55发布
2016年12月23日下午12:55更新

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke New Delhi,India,Senin(12/12)。 Foto oleh MONEY SHARMA /法新社

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke New Delhi,India,Senin(12/12)。 Foto oleh MONEY SHARMA /法新社

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo meresmikan deklarasi Pemagangan Nasional di kawasan Karawang International Industrial City,Karawang,Jawa Barat,pada Jumat,23 Desember。

Deklarasi Pemagangan Nasional ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia印度尼西亚。

“Inilah yang harus kita tingkatkan,kualitas skill ,kualitas SDM kita,sehingga bonus demografi yang ada itu tidak sia-sia,”kata Jokowi dalam sambutannya。

Menurutnya,印度尼西亚perlu menyiapkan sumber daya manusia(SDM)yang berkualitas yang memungkinkan terjadinya pelompatan kemajuan untuk mengejar ketertinggalan daya saing dengan negara lain。

Ia menjelaskan,selain penyiapan kualitas SDM,印度尼西亚juga perlu menyiapkan lapangan kerja agar daya tersebut dapat terserap maksimal。

“Oleh sebab itu,Pemagangan Nasional ini harus paralel dengan masuknya investas yang sebesar-besarnya ke negara kita.Investasi oleh dunia usaha di dalam negeri maupun masuknya investasi dari luar.Tanpa itu tidak akan terjadi penciptaan lapangan pekerjaan,”kata Jokowi。

Agar tujuan itu tercapai,pemerintah akan bekerja sama dengan sejumlah asosiasi industri dan perusahaan yang ada di Indonesia seperti Asosiasi Pengusaha Indonesia(Apindo)dan Kamar Dagang dan Industri(Kadin)untuk Pemagangan Nasional itu。

“Mayanitas penduduk kita yang ada di usia produktif harus menjadi aktor-aktor pembangunan,aktor-aktor inovasi.Jangan sampai bonus demografi kita ini berubah menjadi sebuah kumpulan pengangguran.Ini yang harus kita hindari,”kata Jokowi。

Deklarasi Pemagangan Nasional ini diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI dan didukung oleh Apindo serta Kadin Indonesia。 -Rappler.com