新闻是有分量的

Tanggapi fenomena'Om Telolet Om',Presiden Jokowi:“Saya kira bagus sekali”

发布时间:2016年12月23日下午2:23
2016年12月23日下午2:23更新

Sejumlah anak mengoperasikan telepon genggam saat menunggu bus yang membunyikan klakson“telolet”melintas di jalur Pantura,Brebes,Jawa Tengah,Rabu(21/12)。 Foto oleh Oky Lukmansyah / ANTARA

Sejumlah anak mengoperasikan telepon genggam saat menunggu bus yang membunyikan klakson“telolet”melintas di jalur Pantura,Brebes,Jawa Tengah,Rabu(21/12)。 Foto oleh Oky Lukmansyah / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo akhirnya tak tahan untuk tidak memberikan komentar terhadap fenomena“Om Telolet Om”yang saat ini sedang tren。

Menurut Presiden Jokowi,fenomena“Om Telolet Om”adalah cara sederhana yang dilakukan masyarakat untuk mendapatkan hiburan。 Karena itu ia tidak berniat melarangnya。

“Sebuah kesederhanaan,sebuah kesenangan,sebuah kebahagiaan dari rakyat untuk memperoleh hiburan。 Saya kira sangat bagus sekali,“kata Presiden Jokowi usai menghadiri deklarasi pemagangan nasional di KIIC,Karawang,Jawa Barat,Jumat 23 Desember 2016。

Wabah'om telolet om'bermula dari keisengan anak-anak di Jepara yang kerap berdiri di pinggir jalan sambil membawa karton bertuliskan'om telolet om'.Tulisan tersebut ditujukan kepada para supir bus antarkota yang melintas agar mereka membunyikan klakson yang bunyinya'telolet'。

Para supir bus biasanya akan dengan senang hati membunyikan klakson setiap kali melihat anak-anak tersebut。 Kebiasaan anak-anak ini menjadi heboh ketika diunggah ke youtube sehingga menjadi病毒di media sosial。

Presiden Jokowi mengatakan fenomena“Om Telolet Om”ini menunjukkan betapa hebatnya pengaruh media sosial terhadap masyarakat。 “Ya ini kekuatan dan potensi media sosial yang kita lihat,”katanya。

Meski tidak melarang,namun Presiden Jokowi mengingatkan agar warga tetap memperhatikan keselamatan mereka。 “Ya pasti ada batas-batasnya,masa bus baru berjalan dicegat di tengah jalan,hal-hal seperti itu yang dilarang,” katanya。-Rappler.com