新闻是有分量的

Kawal kapal ikan Filipina,唤醒了KRI Layang hilang

2016年12月23日下午5:31发布
2016年12月23日下午5:31更新

Anggota Satuan Polisi Air Polda Bali mengawasi aktivitas kapal wisata saat berpatroli di perairan Serangan,Denpasar,Bali,Rabu(21/12)。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

Anggota Satuan Polisi Air Polda Bali mengawasi aktivitas kapal wisata saat berpatroli di perairan Serangan,Denpasar,Bali,Rabu(21/12)。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Empat kru KRI Layang-635 dilaporkan hilang saat mengawal Kapal Ikan Asing(KIA)berbendera Filipina yang menerobos perairan Indonesia pada Selasa,13 Desember 2016。

“Saat ini sedang dilaksanakan pencarian terhadap 4 ABK KRI Layang yang melaksanakan pengawalan terhadap KIA Filipina di Perairan Talaud,”kata Kadispen TNI AL Laksma Gig Sipasulta kepada ,Jumat 23 Desember 2016。

Peristiwa ini bermula ketika KRI Layang yang sedang berpatroli di Perairan Talaud,Sulawesi Utara,memergoki kapal berbendera Filipina bernama Kapal Nurhana menerobos perairan Indonesia pada Selasa,13 Desember 2016。

Setela dicek,ternyata kapal Filipina tersebut tidak memiliki dokumen lengkap。 Mereka双关语加入ke ke lanal terdekat,yakni Lanal Melonguane,Kabupaten Talaud,Sulawesi Utara。

Kru dan penumpang kapal Fipilina itu diangkut ke KRI Layang,hanya tiga yang tetap dibiarkan berada di kapal untuk mengemudikan kapal tersebut hingga ke lanal Melonguane。

Kapal Filipina ini dikawal oleh empat kru KRI Layang。 Mereka yaitu Letda Laut Faisal Dwi AR, Serda Mes Rizky Dwi Zeptianto,Kelasi Kepala (KLK)Amo Dian Mahendra,dan Kelasi Dua(KLD)Isy Badnur Rohim。

Sementara KRI Layang melanjutkan patroli mereka di perairan perbatasan Indonesia-Filipina。 Sehari kemudian,KRI Layang mendadak kehilangan kontak dengan kapal Filipina。 Empat kru KRI Layang yang mengawal kapal Fipilina tersebut juga tak bisa dihubungi。

“Karena faktor cuaca dan kondisi geografis di lokasi hilang kontak sejak tanggal 14 Desember 2016,”kata Laksma Gig Sipasulta.Sampai saat ini pencarian terhadap keempat awak KRI Layang tersebut masih berlangsung。

Selain KRI Layang,pencarian ini juga melibatkan KRI Diponegoro,KRI Sidat,KRI Ahmad Yani,KRI Arun,KRI Lambung Mangkurat,serta dua pesawat udara bernomor registrasi P-862 dan P-615。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com