新闻是有分量的

Menjelang Natal,gereja-gereja di Bali diperketat

2016年12月24日下午1:24发布
2016年12月24日下午1:24更新

Satuan Polisi Satwa K-9 menyiapkan anjing pelacak menjelang bertugas saat gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2016 di Lapangan Puputan Margarana,Denpasar,Kamis(22/12)。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

Satuan Polisi Satwa K-9 menyiapkan anjing pelacak menjelang bertugas saat gelar pasukan Operasi Lilin Agung 2016 di Lapangan Puputan Margarana,Denpasar,Kamis(22/12)。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali Brigjen Pol。 博士。 我Nyoman Suryasta mengatakan penjagaan ketat akan diberlakukan di gereja-gereja di Bali selama perayaan Natal。

“Pengamanan tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa menggangu perayaan Natal,”kata I Nyoman Suryasta di Denpasar,Sabtu,2016年12月24日。

Pengamanan,我Nyoman Suryasa mengatakan,akan menggunakan sistem satu pintu dengan alat pendeteksian check door Jemaat Natal减少tidak membawa tas untuk mempermudah sterilisasi。

Khusus di Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar pengamanan akan lebih diperketat。 Untuk gereja ini,polisi akan menurunkan 150 personel dan 100 orang keamanan gereja。 Mereka mulai pukul berjaga sejak pukul 13.00 WITA hari ini。

Selain itu TNI juga akan menerjunkan sekitar 2.800 prajurit untuk membantu pengamanan selama perayaan Natal di Bali。 Selain gereja,pengamanan juga dilakukan di tempat-tempat至关重要。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com