新闻是有分量的

FOTO:Misa Natal di berbagai kota di Indonesia

发布于2016年12月25日上午9点04分
已更新2016年12月25日上午9:04

Umat Kristiani menyalakan lilin ketika mengikuti misa malam Natal di Gereja Immanuel,Jakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Wahyu Putro A / Antara

Umat Kristiani menyalakan lilin ketika mengikuti misa malam Natal di Gereja Immanuel,Jakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Wahyu Putro A / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengucapkan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia。

Kalla ikut hadir dalam rapat kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko“Jokowi”Widodo pada Jumat,23 Desember lalu。 Ketika itu,Jokowi memerintahkan bawahannya -dalam hal ini Polri dan TNI- untuk mengamankan perayaan ibadah Natal。

Anggota Brimob Polda Bali berjaga di pintu Gereja menjelang kebaktian malam Natal di Gereja Katedral Denpasar,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Nyoman Budhiana / Antara

Anggota Brimob Polda Bali berjaga di pintu Gereja menjelang kebaktian malam Natal di Gereja Katedral Denpasar,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Nyoman Budhiana / Antara

“Tindak tegas siapa saja yang mencoba mengganggu masyarakat yang beribadah menjelang Natal,”kata Jokowi。

Umat Katolik mengikuti misa malam Natal di Gereja Katedral,Jakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Sigid Kurniawan / Antara

Umat Katolik mengikuti misa malam Natal di Gereja Katedral,Jakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Sigid Kurniawan / Antara

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian langsung bertindak sigap dengan hadir dalam salah satu misa Natal di gereja di Jakarta。 Kedatangannya untuk memastikan bahwa jemaat gereja dapat melaksanakan ibadah dan merayakan Natal dalam suasana yang aman。

Perayaan Natal untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus tersebut mengangkat tema“Hari ini telah lahir bagimu,Juru selamat,yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud”。 Foto oleh Sigid Kurniawan / Antara

Perayaan Natal untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus tersebut mengangkat tema“Hari ini telah lahir bagimu,Juru selamat,yaitu Kristus Tuhan di Kota Daud”。 Foto oleh Sigid Kurniawan / Antara

“Kami datang ke sini untuk meyakinkan Bapak dan Ibu agar melaksanakan ibadah dan dapat menjalankan Natal dalam suasana yang aman dan nyaman untuk kita semua.Selamat Natal dan semoga Tuhan memberkati kita semua,”kata Tito,di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat(GPIB)Immanuel ,di Gambir Jakarta Pusat,pada Sabtu malam,24 Desember。

Umat Kristiani menyalakan lilin ketika mengikuti misa malam Natal di Gereja Immanuel,Jakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Wahyu Putro A / Antara

Umat Kristiani menyalakan lilin ketika mengikuti misa malam Natal di Gereja Immanuel,Jakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Wahyu Putro A / Antara

Ia hadir bersama Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo,Panglima TNI Gatot Nurmantyo,dan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono。

Anggota penjinak bahan peledak(Jihandak)Subdetasemen C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur melakukan sterilisasi di salah satu gereja di Kota Kediri,Jawa Timur,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Prasetia Fauzani / Antara

Anggota penjinak bahan peledak(Jihandak)Subdetasemen C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur melakukan sterilisasi di salah satu gereja di Kota Kediri,Jawa Timur,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Prasetia Fauzani / Antara

Suasana ibadah di GPIB Immanuel terpantau dengan penjagaan ketat didukung satu unit mobil barakuda,pengawalan dari puluhan personel kepolisian dan TNI,serta mesin metal detector untuk setiap jemaat yang memasuki gedung。

Tim penjinak bom Gegana dari kepolisian pun melakukan sterilisasi di hampir seluruh gereja-gereja yang tersebar di Indonesia。

Anggota Brimob Polda Banten menyisir alltar Gereja Kristus Sang Raja dengan metel detektor di Serang,Banten,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Asep Fathulrahman / Antara

Anggota Brimob Polda Banten menyisir alltar Gereja Kristus Sang Raja dengan metel detektor di Serang,Banten,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Asep Fathulrahman / Antara

Penyisiran dan sterilisasi gereja dilakukan untuk memastikan tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti aksi teror bom dalam perayaan Natal di wilayah setempat。

Meski demikian,jemaat dan pemimpin ibadah di gereja-gereja tetap mewaspadai adanya kemungkinan ancaman teror。 Seperti yang diungkapkan oleh牧师Gereja Santa Theresia雅加达。

Umat Khatolik melakukan ibadah Misa Malam Natal di Gereja Santo Antonius Kotabaru,DI Yogyakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Hendra Nurdiyansyah / Antara

Umat Khatolik melakukan ibadah Misa Malam Natal di Gereja Santo Antonius Kotabaru,DI Yogyakarta,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Hendra Nurdiyansyah / Antara

“Kami sudah siap。 Pihak keamanan juga sudah siap dan menjamin keamanan yang nyaman bagi umat。 Bagi saya keamanan yang paling jitu adalah dari diri sendiri dengan saling mengawasi yang umumnya pasti saling mengenal antar-jemaat,“kata Pastor Gereja Santa Theresia,Romo Dido da Gomez,pada Sabtu。

Selain di Jakarta,ibadah malam Natal di daerah-daerah lain di Indonesia juga terpantau aman,seperti di Lampung。

Umat Kristiani membawa lilin saat mengikuti misa malam Natal di Gereja Katolik St. Maria Annuntiata Sidoarjo,Jawa Timur,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Umarul Faruq / Antara

Umat Kristiani membawa lilin saat mengikuti misa malam Natal di Gereja Katolik St. Maria Annuntiata Sidoarjo,Jawa Timur,pada 24 Desember 2016. Foto oleh Umarul Faruq / Antara

“Berdasarkan laporan dari seluruh personel di lapangan,untuk saat ini kondisi malam Natal 2016 di Lampung aman,”kata Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno usai meninjau kegiatan di Gereja Katedral Kristus Raja,di Bandar Lampung,Sabtu malam。

Bahkan di beberapa daerah,umat穆斯林ikut turun mengawal agar ibadah misa Natal berjalan aman。 Seperti puluhan kader Himpunan Mahasiswa Islam di Manokwari,Papua Barat。 Begitu pula dengan Bogor。 Organisasi pemuda Islam GP Anshor beserta petugas keamanan gabungan ikut memberikan pengamanan。

-Rappler.com