新闻是有分量的

Turki deportasi 3 WNI yang akan bergabung dengan perang di Suriah

2016年12月25日下午4:08发布
2016年12月25日下午4:08更新

Ilustrasi oleh Rappler

Ilustrasi oleh Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Tiga orang Warga Negara Indonesia(WNI)telah dideportasi dari Turki pada Sabtu,24 Desember。

Tiga orang WNI yang tiba dengan pesawat土耳其航空公司TK 56 tersebut diindikasi akan bergabung dengan perang di Suriah sebelum akhirnya dideportasi。

Berdasarkan keterangan Mabes Polri,ketiga orang ini tidak mengenal satu sama lain。 Mereka ditangkap di Suriah pada 5 Desember lalu dan saat tiba di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 18:57 WIB dan langsung dikawal oleh Densus 88 menuju Mako Brimob Kelapa Dua。

Berikut adalah identitas ketiga orang tersebut yang telah dikonfirmasi oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri,Kombes Rikwanto kepada Rappler,Minggu,25 Desember。

1. Tomi Gunawan

Tomi adalah pria kelahiran Pekanbaru,1998年7月20日,saat ini ia baru berusia 18 tahun。 Ia merupakan lulusan SMA yang tinggal di Perum Putri Tujuh,Blok AA No.7,Pekanbaru,Riau。 Saat ini ia berstatus belum menikah。

张长沙

Jang Johana merupakan laki-laki 25 tahun yang lahir di Bandung,20 Oktober 1991. Ia merupakan lulusan SMA Negeri Kahayan Nihil,Kalimantan Tengah dan pernah bekerja di sebuah perusahaan furniture di Karawang。 Ia tinggal di Desa Tagogapu,Bandung Barat,dan merupakan anak kedua dari lima bersaudara。

伊凡

Irfan merupakan pria kelahiran 14 Juli 1995,yang berusia 21 tahun。 Ia tinggal di Jakarta Utara dan hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat Sekolah Dasar。 Sebelum berangkat ke Suriah,ia tercatat sebagai seorang pedagang burung yang tinggal di daerah Lagoa,Jakarta Utara。

-Rappler.com