新闻是有分量的

FOTO:5 hal halang perlu kamu ketahui tentang Museum Linggarjati

2016年12月28日上午9点发布
更新于2016年12月28日上午10:12

博物馆Gedung Perundingan Linggarjati,Kab Kuningan,Jawa Barat,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

博物馆Gedung Perundingan Linggarjati,Kab Kuningan,Jawa Barat,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

KUNINGAN,Jawa Barat - Tak jauh dari Kota Cirebon,salah satu kota tujuan wisata utama di Jawa Barat,ada gedung bersejarah bagi perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan secara penuh。 Meskipun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia telah diumumkan oleh Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta pada 17 Agustus 1945,jalan menuju kemerdekaan secara penuh tidak mulus。 Belanda berat hati melepas kekuasaannya di Indonesia。

terletak di sebelah selatan Kota Cirebon。 Dalam hari-hari biasa dikunjungi 100-200 orang。 Pada akhir pekan dan musim liburan sekolah,jumlah pengunjung meningkat。 Tarif masuknya sangat murah,Rp 2.000 per orang dewasa dan Rp 1.000 untuk anak-anak。 博物馆ini diraw​​at cukup baik dan pas untuk wisata edukasi。 Berikut 5 Hal yang menarik tentang Museum Gedung Perundingan Linggarjati。

Asal穆拉博物馆

博物馆Gedung Perundingan Linggarjati,Kab Kuningan,Jawa Barat,Selasa(2016年12月27日)。 Fot oleh Uni Lubis

博物馆Gedung Perundingan Linggarjati,Kab Kuningan,Jawa Barat,Selasa(2016年12月27日)。 Fot oleh Uni Lubis

Sebelum menjadi gedung bersejarah,pada tahun 1918 bangunan di atas lahan seluas 2,4 hektare ini adalah rumah sederhana milik Bu Jatisem yang diperistri orang Belanda bernama Tuan Tersana。 Dalam perjalanannya bangunan dan tanah pernah digunakan sebagai kantor dan rumah orang Belanda,kemudian direbut Jepang pada tahun 1942,dan menjadi Hotel Merdeka pada tahun 1946,ketika digunakan sebagai lokasi perundingan Linggarjati。

迪安塔拉雅加达丹日惹

Ruang Perundingan Linggarjati,1946年11月,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

Ruang Perundingan Linggarjati,1946年11月,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

Gedung Hotel Merdeka ini dipilih sebagai lokasi perundingan Linggarjati karena letaknya yang ada di tengah-tengan antara Ibukota Jakarta yang dikuasai Pemerintah Hindia Belanda saat itu,dan Yogyakarta yang dikuasai Pemerintah Republik Indonesia。 Lokasi di Desa Linggajati,Cilimus,Kabupaten Kuningan ini diusulkan oleh Ibu Maria Ulfah Santoso,Menteri Sosial saat itu。 Ayah Maria Ulfah adalah mantan Bupati Kuningan。

Penentu masa depan印度尼西亚

Ruang tidur delegasi Indonesia saat Perundingan Linggarjati 1946,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

Ruang tidur delegasi Indonesia saat Perundingan Linggarjati 1946,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

Delegasi Indonesia dalam perundingan Linggarjati dipimpin oleh ,Pemerintah Kerajaan Belanda diwakili oleh delegasi yang dipimpin Wim Schermerhorn dengan anggota HJ van Mook。 Penengah dalam perundingan pertama antara Pemerintah印度尼西亚dengan Belanda ini adalah Lord Killean dari Inggris。

印度尼西亚 - Belanda sepakat membentuk RIS

Di ruangan ini Presiden Sukarno bertemu ketua delegasi Belanda di Perundingan Linggarjati,Selasa(27/12/2016)。 Foto oleh Uni Lubis

Di ruangan ini Presiden Sukarno bertemu ketua delegasi Belanda di Perundingan Linggarjati,Selasa(27/12/2016)。 Foto oleh Uni Lubis

Hasil Perundingan Linggarjati terdiri dari 17 pasal,yang antara lain isinya:Belanda mengakui secara de fakto bahwa wilayah RI yaitu Jawa,Sumatera dan Madura,Belanda harus meninggalkan wilayah RI yang paling lambat pada tanggal 1 Januari 1949,Pihak Belanda dan Indonesia sepakat untuk membentuk Negara RIS,dalam bentuk negara RIS,印度尼西亚harus bergabung dalam Commonwealth / persemakmuran Indonesia-Belanda dengan mahkota negeri belanda sebagai kepala Uni。

Berdiri di atas lahan 24.500米

博物馆Linggarjati ada di lahan seluas 2,4 ha yang kini jadi Taman Rekreasi,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

博物馆Linggarjati ada di lahan seluas 2,4 ha yang kini jadi Taman Rekreasi,Selasa(2016年12月27日)。 Foto oleh Uni Lubis

Museum Perundingan Linggajati berdiri di atas areal seluas sekas 24.500米persegi,dengan luas bangunan sekitar 1.800米persegi。 Bangunan yang direnovasi menjadi mjuseum pada tahun 1977 ini terdiri atas:ruang sidang,ruang sekretaris,kamar tidur Lord Killearn,ruang pertemuan Presiden Soekarno dan Lord Killearn,kamar tidur delegasi Belanda,kamar tidur delegasi Indonesia,ruang makan,kamar mandi / WC,ruang setrika,gudang,bangunan paviliun,dan garasi。 - Rappler.com