新闻是有分量的

Tangkal terorisme,印度尼西亚bangun pusat peradaban伊斯兰教

发布时间2016年12月28日上午9:26
已更新2016年12月28日上午9:26

Warga melintas di samping Masjid Teuku Umar di Desa Lhok Bubon,Kecamatan Samatiga,Aceh Barat,Aceh,Senin(26/12)。 Foto oleh Syifa Yulinnas / ANTARA

Warga melintas di samping Masjid Teuku Umar di Desa Lhok Bubon,Kecamatan Samatiga,Aceh Barat,Aceh,Senin(26/12)。 Foto oleh Syifa Yulinnas / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Wakapolri Komjen Syafrudin mengatakan saat ini sejumlah tokoh tengah menggagas pembangunan pusat peradaban Islam di Indonesia untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme。

“Kita kan tahu bahwa syiar Islam itu bukan hanya dari barat ke timur,tapi timur ke barat,”kata Syafruddin usai bertemu sejumlah tokoh di rumah dinasnya di Kebayoran Baru,Jakarta,Selasa 17 Desember 2016。

Sejumlah tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Komarudin Hidayat,Azyumardi Azra,pejabat Kementerian Agama Syafrizal,dan pejabat Sekretariat Wakil Presiden Syafrudin。

Dalam pertemuan tersebut,Syafrudin mengatakan,para tokoh menggodok wacana pembangunan pusat peradaban Islam inional di Indonesia dan juga pencegahan radikalisme。 Untuk itu mereka akan menggandeng tokoh-tokoh agama agar program ini bisa diselaraskan dengan pendidikan pencegahan terorisme。

Lebih lanjut,Syafrudin melanjutkan,terorisme dan radikalisme bisa ditangkal dengan pendidikan。 “Sudah ada programnya bahkan masuk kurikulum,kami sudah kerjasamakan dengan Mendikbud,Dikti dan sebagainya,”katanya。

Sementara itu mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komarudin Hidayat mengatakan rencana pembangunan Universitas Islam internasional Indonesia merupakan arahan presiden dan wakil presiden.Pertimbangannya adalah bahwa Islam Indonesia dikenal moderat。

“Sehingga diharapkan bisa berkontribusi pada dunia,terutama negara-negara yang sekarang-sekarang ini radikalisme begitu melonjak,”kata Komarudin。

Komarudin menyampaikan,banyak pihak menyarankan印度尼西亚mendatangkan akademisi handal dari seluruh dunia.Sebab,belajar di Indonesia dianggap lebih aman dibanding belajar di Timur Tengah。

“Nah Pak Syafrudin sebagai Wakapolri terlibat aktif untuk ikut membangun,”pungkas dia。 -Rappler.com