新闻是有分量的

Ahok promosikan Djarot di hadapan pendukungnya

2016年12月28日上午10:07发布
更新时间:2016年12月28日上午10:07

JALANI SIDANG。 Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersiap menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan​​ agama di PN Jakarta Utara,Jakarta,Selasa,27 Desember。 Foto oleh Bagus Indahono / POOL / ANTARA

JALANI SIDANG。 Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bersiap menjalani sidang lanjutan kasus dugaan penistaan​​ agama di PN Jakarta Utara,Jakarta,Selasa,27 Desember。 Foto oleh Bagus Indahono / POOL / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Calon Gubernur DKI Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama meyakinkan para pendukungnya di Rumah Lembang,bahwa pasangannya Djarot Saiful Hidayat mampu menggantikannya untuk memimpin雅加达。 Menurutnya banyak pihak yang keliru memahami sosok Wakil Gubernur DKI Jakarta non aktif itu,lantaran dinilai hanya untuk kepentingan partai politik semata。

“Saya tidak mungkin kembali bertugas jadi Gubernur,pasti akan dinonaktifkan。 Banyak yang tanya apakah Djarot mampu? Banyak yang nyangka Djarot titipan PDIP,itu salah。 Yang milih Djarot itu saya,“ujar Ahok usai menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa,27 Desember。

Dia menjelaskan bahwa dirinya yang langsung meminta agar dipasangkan dengan Djarot dalam Pilkada DKI 2017 demi memperoleh dukungan PDIP。 Dari segi rekam jejak,Ahok menilai Djarot sebagai pejabat publik yang jujur。 Djarot diketahui pernah bertugas sebagai Walikota Blitar selama dua periode。

“Djarot(sudah memiliki)pengalaman 10 tahun jadi Walikota。 Ini Walikota jujur,untuk mengelola negara enggak susah。 Orang pintar banyak,tapi susah cari orang jujur,gimana tahunya jujur? Karakter teruji saat jadi pejabat。 Saya dan Djarot sudah teruji,“tutur Ahok。

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan dirinya sudah tidak bisa kembali bekerja menjadi Gubernur DKI雅加达usai cuti masa kampanye pada 12 Februari 2017,karena status terdakwa yang masih melekat。 Dia akan fokus menjalani sisa persidangan hingga waktu yang ditentukan pasca nota keberatan yang diajukannya ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa kemarin。 (BACA: )

Namun,Ahok berjanji akan tetap memberikan masukan kepada Djarot jika terpilih sebagai Gubernur pada Pilkada 2017。

“Djarot lebih baik dari提名人satu dan tiga。 Saya kalau terpilih masih(bisa menjadi)Gubernur,hanya nonaktif,masih bisa kasih masukan dan akan selalu berkoordinasi dengan Pak Djarot,“katanya。

Walaupun saat ini sedang terbelit kasus hukum,tetapi Ahok mengimbau agar para pendukung tetap berjuang memenangkan Pilkada 2017 satu putaran。 Dia juga meminta kepada para pendukungnya tidak meragukan kemampuan Djarot yang akan menggantikannya dalam memimpin雅加达。 - dengan laporan ANTARA / Rappler.com