新闻是有分量的

飞行员dikira mabuk,penerbangan Citilink sempat tertunda

2016年12月28日下午1:35发布
2016年12月28日下午2:07更新

Foto diambil dari akun resmi Citilink di Facebook

Foto diambil dari akun resmi Citilink di Facebook

SURABAYA,印度尼西亚 - Dunia penerbangan印度尼西亚kembali tercoreng。 Setelah tergelincirnya pesawat Wings Air di Bandara A.Yani Semarang pada Ahad lalu,kini dunia penerbangan kembali dikejutkan dengan adanya kasus dugaan pilot mabuk saat hendak take off

Akibat insiden ini,pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 800 tujuan Surabaya-Jakarta yang membawa 154 penumpang harus mengalami penundaan selama 65 menit karena diduga pilot masih mabuk。

Dugaan ini muncul dari para penumpang yang sudah berada dalam pesawat sesaat sebelum 起飞 “Saat memberikan pengumuman suara pilot bergetar seperti masih dalam kondisi mabuk,”kata seorang penumpang Citilink。

Adanya keterlambatan ini diakui副总裁企业传播Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar。 Namun ia membantah keterlambatan terjadi karena pilot sedang mabuk。

Benny mengatakan pesawat QG 800 Citilink Indonesia rute Surabaya-Jakarta semula dijadwalkan take pada pukul 05.15。 Namun adanya insiden ini membuat pesawat baru起飞pada pukul 06.20 wib。

Keterlambatan,kata Benny,bukan karena pilot sedang mabuk。 Mengenai suara pilot yang terdengar bergetar saat memberikan pengumuman,Benny melanjutkan,karena pilot merasa grogi karena dirinya terlambat。

“试点大唐terlambat。 Padahal sesuai dengan SOP pilot harus datang satu jam sebelum penerbangan untuk melakukan pengecekan pesawat,“kata Benny。

“Akhirnya karena mengakibatkan potensi(延迟)杨berkepanjangan kami mengganti飞行员杨bersangkutan dengan飞行员lainnya,”Benny melanjutkan。

Sementara飞行员杨迪基拉mabuk telah dibawa ke klinik kesehatan bandara untuk melakukan tes urin dan tes fisik。 “Tes awal hasilnya dinyatakan negatif,”kata Benny。 Namun pilot tersebut masih harus menjalani pemeriksaan medis lengkap di Balai Kesehatan Penerbangan di Jakarta。

Benny mengapresiasi sikap kritis para penumpang yang peduli dengan keselamatan penerbangan。 Selain itu,dia juga menyatakan permohonan maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang dialami para penumpang。 -Rappler.com