新闻是有分量的

Dua pendaki tersambar petir di Gunung Slamet

2016年12月30日下午1:37发布
2016年12月30日下午2:09更新

Anggota Tim SAR dibantu oleh personel BPBD Kabupaten Bogor mengevakuasi korban pendaki yang meninggal jalur pendakian Gunung Gede,Puncak,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,Selasa,(6/12)。 Foto oleh Yulius Satria Wijaya / ANTARA

Anggota Tim SAR dibantu oleh personel BPBD Kabupaten Bogor mengevakuasi korban pendaki yang meninggal jalur pendakian Gunung Gede,Puncak,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,Selasa,(6/12)。 Foto oleh Yulius Satria Wijaya / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Dua pendaki asal Kabupaten Tegal,Jawa Tengah,tersambar petir saat mendaki Gunung Slamet。 Saat ini kedua pendaki nahas tersebut sedang dievakuasi oleh Tim SAR。

“Informasi yang kami terima tadi pagi,kedua korban dalam kondisi selamat dan saat ini sedang dijemput,”kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD)Purbalingga Priyo Satmoko,Jumat 30 Desember 2016。

Priyo mengatakan ada tiga pendaki asal Desa Lebaksiu,Kabupaten Tegal,yang melakukan pendakian melalui Pos di Dukuh Bambangan,Desa Kutabawa,Kecamatan Karangreja,Purbalingga,pada Rabu,28 Desember。

Ketiganya yakni Prayit(16岁),Ilham(17岁),dan Nafandio(17岁)。 Pada Kamis疮,29岁,dua dari tiga pendaki tersebut tersambar petir ketika sedang berada di Pos VII。 Salah satu dari dua korban tersebut adalah Prayit。

Setelah mendengar kabar ini,tim penjemput yang terdiri dari 12 personel“Search and Rescue”(SAR)Purbalingga dan tiga personel BPBD Purbalingga pun langsung meluncur。 Mobil ambulans juga telah disiapkan di Pos Pendakian Bambangan。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com