新闻是有分量的

Diduga mabuk,ini'kicauan'飞行员Citilink menurut penumpang

发布于2016年12月30日9:41 PM
2016年12月30日下午10:47更新

Foto diambil dari akun resmi Citilink di Facebook

Foto diambil dari akun resmi Citilink di Facebook

雅加达,印度尼西亚(更新) - Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG800 jurusan Surabaya-Jakarta seharusmya 起飞 pada pukul 05.15 WIB pada Rabu,28岁Desember lalu。

Namun'kicauan'pilot membuat pesawat tersebut harus menunda penerbangannya。 Sebab sejumlah penumpang meminta飞行员diganti。 Mereka curiga飞行员tersebut sedang dalam keadaan mabuk。

Seperti apa'kicauan'pilot yang kemudian diketahui bernama Tekad Purna ini sehingga para penumpang Citilink rela menunda penerbangan mereka supaya pilot tersebut diganti? Salah seorang penumpang Citilink,Eddy Roesdiono mereka ulang'kicauan'si pilot ketika itu。 Hal tersebut dilakukannya untuk memberikan penjelasan ke-7 rekannya di sebuah WhatsApp Group。

“Di grup itu,saya bercerita kepada teman-teman bahwa saya baru saja diterbangkan oleh pilot yang mabuk.Lalu,salah satu teman bilang:'wes,kayak tuh mabuknya?Dari mana kamu tahu kalau itu mabuk?Tolong dong direkam suaranya macam apa。 Lalu,saya rekam suara menirukan kalimat si pilot,“ujar Eddy yang dihubungi Rappler pada Jumat malam,30 Desember memberikan klarifikasi。

Suara rekaman yang semula hanya untuk konsumsi pribadi,kemudian beredar luas di publik melalui media sosial。 Sebagian besar mengira suara Eddy merupakan suara唱了飞行员。

Berikut transkrip rekaman suara Eddy yang beredar luas ketika menirukan suara pilot ketika memberikan pengumuman kepada para penumpang sebelum take off

“Selamat pagi,ini kapten anda,nama saya Tekad Something dan di sebelah saya first Officer Budi Sejarah。 Kita akan terbang ke Cengkareng..eee ..“

“泗水很好,Cengkareng也很好,一切都很好,kita sudah准备好dan..aa..ya kita sudah已经,lima menit lagi kita已经,”

“..然后我们会... aa ..我们将在五分钟后飞行,这是你的空乘人员Rita和gerebekgerebekgerebek ...... dan Rike和......以及... ... ee .. ee ..我们将准备好了,我们准备......“

Eddy menjelaskan layaknya menirukan kembali kalimat seseorang,dia mengakui tidak bisa sepenuhnya tepat。 Salah satu yang tidak dia dengar jelas adalah nama belakang sang pilot yakni Purna。 Oleh sebab itu dia mengucapkannya“Tekad something”。

“Kemudian saya juga mendengar nama kopilot itu,sebenarnya Bayu Segara,tetapi yang saya dengar itu Bayu Sejarah.Tetapi,ada juga bagian yang benar seperti ketika pilot menyebut kata Rike sebanyak tiga kali.Sementara,suara yang terdengar grebekgrebek sebenarnya saya sedang menirukan suara voice over yang sedang digoyang.Bukan pilotnya berbicara seperti itu,“kata eddy menjelaskan secara rinci。

Rappler sempat mengunggah suara Eddy yang dikira sebagai pilot di media sosial。 Namun,hal itu kami lakukan setelah memperoleh konfirmasi dari副总裁企业传播Citilink Indonesia Benny S. Butarbutar usai digelar jumpa pers di Menara Citikon pada Jumat,30 Desember。 Ketika dikonfirmasi,Benny tak membantah jika suara dalam rekaman tersebut adalah suara Pilot Tekad Purna。

“Kalau yang suaranya sih jelas。船长memang harus menyebutkan namanya.Tapi,ketika dia bilang Captain Tekad something itu(melenceng)jauh,”kata Benny,Jumat 30 Desember。

Eddy mengaku tidak bisa menirukan dengan tepat nada bicara si pilot,karena pada kenyataannya si pilot jauh lebih mabuk。

“Saya mendengarnya suara si pilot jauh lebih mabuk,oleh karena itu ketika penumpang terutama yang laki-laki mendengar suara dari dalam kokpit,merasa ada yang janggal dengan kondisi pilot.Justru,karena ada omongan pilot yang seperti itu,kami jadi bertanya-tanya, apakah pilot tersebut sehat atau tidak,“kata Eddy。

Diprotes penumpang

Manajemen Citilink sendiri,setelah diprotes penumpang,akhirnya mengganti飞行员Tekad Purna dengan飞行员lain。 Pesawat pun akhirnya tinggal lantas pukul 06.20 WIB,terlambat 65 menit dari jadwal semula。

Sekitar 15 menit kemudian,Pilot Tekad Purna diperiksa di klinik Graha Angkasa Pura I. Hasilnya negatif:ia tidak terbukti mengonsumsi alkohol atau obat-obatan。

Namun Tekad Purna masih harus menjalani pemeriksaan ulang。 Hasil lengkapnya,apakah dia mabuk atau tidak,baru akan keluar pekan depan。 Meski begitu,manajemen Citilink telah membebastugaskan Tekad Purna。 -Rappler.com